Pencegahan Covid-19, Satpol PP Madina Gelar Razia

Pelajar di raziaPANYABUNGAN(Malintangpos Online): Untuk melakukan pencegahan Covid-19, Satpol PP Kab. Madina menggelar razia ditempat – tempat berkumpul masyarakat, termasuk warnet, bilyard yang ada di Kota Panyabungan, Senin(30-3).

Razia yang dilakukan Satpol PP Kab.Madina,berhasil merazia 57 orang, terdiri dari 30 Anak SD, 24 Anak SMP dan 3 anak SMA dan saat ini di gelandang ke Kantor Satpol PP untuk diberikan pengarahan tentang Virus Corona.

” Kita jauh – jauh hari sudah mengirim surat edaran(SE) ke sejumlah Warnet dan Bilyard, tapi masih buka, akan kita tegur mereka, jika membandel kita cabut izinnya, ” ujar Ismail Dalimunthe salah seorang pejabat Satpol PP Kab. Madina, Senin(30-3) Via selular.

Kata dia, pihaknya Satpol PP sebelumnya juga telah koordinasi dengan Dinas Pendidikan, orangtua kita panggil melalui Dinas Pendidikan untuk mendapat penjelasan.

” Kita terus razia, orangtua harus ikut berperan agar daerah kita steril dari virus corona, kerjasama kita, ” ujar Ismail Dalimunthe( dita)

Liputan : dita risky

Admin.  : iskandar

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Dukung Program Presiden Prabowo, Pemkab Madina Siapkan Lahan 170 Ha Untuk Budi Daya Bawang Putih

MEDAN(Malintangpos Online): Sebagai bentuk dukungan terhadap program Presiden Prabowo Subianto, khususnya bidang swasembada pangan, Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Pemkab Madina) menyediakan lahan seluas 170 hektare untuk budi daya Bawang Putih.…

Read more

Continue reading
Dari Karo Hingga Deli Serdang, PDI Perjuangan Sumut Lanjutkan Arahan Megawati Soekarnoputeri Untuk Siswa Terdampak MBG

DELI SERDANG(Malintangpos Online):  Setelah sebelumnya memberikan tali asih kepada siswa terdampak dugaan keracunan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo dan Kabupaten Asahan, DPD PDI Perjuangan Sumatera Utara kembali…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses