” Penyakit Masyarakat ” Satpol PP Madina Jangan Gamang Bertindak(1)

NAMANYA Saja ” Penyakit Masuarakat ” tentu sangat sulit untuk melakukan pemberantasan, karena itu sebaiknya Pemerintah Mandailing Natal C/Q. Satuan Polisi Pamong Praja dibawah Kamando Lismulyadi Nasution, jangan ragu dan gamang mengambil langkah dalam memberikan tindakan.

Maksudnya..?  Razia Satpol PP Kab. Madina, Kamis(23-7) di sejumlah Hotel di Panyabungan, berhasil mengamankan tujuh orang di kamar Hotel yang bukan suami istri(sumber Satpol PP) yang mayoritas usia muda kelahiran 1999.2001.2004 ” Memalukan ” memang.

Serta, informasinya dari razia yang dilakukan, ada yang dilepas oleh Sapol PP ” Infonya Kades, tapi Satpol Bilang Tidak ” cuma waktu di interogasi Tim Razia yang dilepas tersebut suami -istri, lengkap surat-suratnya, sebut Ismail Dalimunthe pimpinan Razia Satpol PP kepada Wartawan.

Catatan Penulis, selama ini Sapol PP telah berulang kali melakukan razia, banyak yg sudah terjaring, tapi hingga saat ini pemberantasan ” Penyakit Masyarakat ” tersebut bukannya habis, tapi justuru makin subur,buktinya setiap razia ada saja yg diamankan oleh Satpol PP Madina.

Mengutip sejumlah komentar, pendapat masyarakat, untuk memperkecil munculnya penyakit masyarakat tersebut, ada baiknya Sapol PP dalam bertindak harus tegas, jangan hanya mendata, lalu dipanggil orangtua, langsung pulang ( Bersambung Terus)

Foto : Facebook Oliando Batubara dan Adhi Nasution

Admin : iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    SERI 4 DARI 6 — TAK BECUS URUS SAMPAH, PEMKAB MADINA SUDAH HARUS MENYERAH!

    MADINA TAK BERDAYA DI HADAPAN SAMPAH Kripis Lingkungan || Gugus Literasi Mandailing Epicentrum Setelah dapat perintah dan sanksi dari Pusat, mengapa Madina Tak Mampu Benahi TPA? Ada satu kenyataan yang…

    Read more

    Continue reading
    Lab. Tarbiyah, Prodi MPI, dan HMPS MPI STAIN Madina Salurkan Bantuan Untuk Korban Banjir di Desa Gunung Manaon

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sebagai bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang terdampak bencana banjir, Laboratorium Tarbiyah dan Ilmu Keguruan, Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI), serta Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) MPI berkolaborasi…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses