Program ” Gagal ” Bupati Mandailing Natal Disoroti Masyarakat

Prasasti Monumen Abd.Haris Nasution di Tanda Tangani Moeldoko

KEMUNGKINAN Kita masih ingat betul ketika Presiden RI Ir.Joko Widodo, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Menko Perekonomian datang/Berkunjung ke Kabupaten Mandailing Natal dimana ada sejumlah agenda yang dibuat Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution yang sampai Awal April 2021 ini belum terwujud,alias hanya sampai Peletakan Batu Pertama atau Penanda Tanganan Prasasti saja.

Apa itu..? Mau tau, tapi jangan bilang kami Fitnah, waktu Presiden RI Ir.Joko Widodo datang ke Mandailing Natal ada peletakan batu pertama pembangunan Asrama Haji di Komplek Mesjid Nur Ala Nur,sampai sekarang pembangunan Asrama Haji Mandailing Natal itu tidak ada lagi lanjutannya.

Menko Tanda Tangani Prasasti di Tor Siojo

Kemudian, mungkin warga Kotanopan juga masih ingat betul ketika Menko Perekonomian Darmin Nasution datang ke Mandailing Natal untuk Peletakan Batu Pertama/ Penanda Tanganan Prasasti Gedung STAIN di Tor Siojo Kotanopan, sampai sekarang lanjutannya tidak ada sama sekali. Alias tidak jelas.

Begitu juga tiba -tiba KSP.Moeldoko datang ke Mandailing Natal ada kegiatan ” Peletakan Batu Pertama Monumen Abd.Haris Nasution menjelang Magrib di Komplek Perkantoran Bukit Payaloting dan inipun semua tidak ada kelanjutannya.

Presiden di Peletakan Batu Pertama Asrama Haji

Selain itu, Drs.H.Dahlan Hasan Nasution waktu berpidato juga mengatakan akan membangun Moeldoko Islamic Center dan Rumah Yatim di Bukit Muhasabah yang membuat warga waktu itu berdecak kagum atas rencana yang disampaikan langsung ke KSP Moeldoko, tapi semua rencana yang telah diutarakan dihadapan Presiden, Menteri dan KSP tersebut hingga sekarang belum ada lanjutannya alias program Gagal Bupati Mandailing Natal.

Kenapa begitu..? Mungkin Kepala Bappeda dan Kadis PUPR Mandailing Natal,kurang mampu menjabarkan program Bupati,atau bisa jadi disebabkan APBD Mandailing Natal, belum mampu untuk pembangunan program-program yang telah direncanakan Bupati tersebut, mungkin ia.

Begitu juga dengan sejumlah proogram membuka Kebun Pisang dan Kebun Nanas terluas di Mandailing Natal,sepertinya belum ada tanda -tanda akan terlaksana,atau mungkin akan dilaksanakan di tahun 2022 yang akan datang ini,bisa jadi (Bersambung Terus)

 

Admin : Iskandar Hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Maga Dolok Kec.LSM Masuk Evaluasi Desa Binaan TP PKK Tingkat Sumut

    MAGA DOLOK(Malintangpos Online): Desa Maga Dolok, Kecamatan Lembah Sorik Marapi, Kabupaten Mandailing Natal (Madina), termasuk salah satu yang mengikuti evaluasi desa binaan TP PKK tingkat Provinsi Sumatera Utara untuk kategori…

    Read more

    Continue reading
    POLITIK SAMPAH, Strategi Tuntas Atasi Krisis Kebersihan Mandailing Natal

    *** Oleh : Ludfan Nasution — Koordinator Mandailing Epicentrum ***. Ada masalah yang setiap hari terlihat, tetapi justru karena terlalu sering terlihat, kita menjadi terbiasa dengannya.Sampah adalah salah satunya. Di jalan,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses