Proyek DD Desa Kampung Padang ” Mak Up dan Dikorupsi ” Kepala Desa

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Warga Desa Kampung Padang Kec.Panyabungan Kab.Madina,menyayangkan sikap Inspektorat dan Kadis PMD yang diduga ikut terlibat Mark Up dan Korupsi Dana Desa(DD) sejak tahun 2017,2018,2019 dan 2020.

Maksudnya..? Kades main tunggal,BPD tidak dilibatkan, musyawarah hanya Kades dan Aparat Desa,BPD sengaja tidak di fungsikan,tapi Camat,PMD,Inspektorat justuru melegalkan semua langkah Kades Kampung Padang.

” Kita mendesak Inspektorat agar segera periksa kembali Kades dan lihat proyek fisik yang dibangun, setiap tahun ada SILPA,tapi tidak jelas dikemanakan,” Ujar warga Sabtu sore(30/1) di Kantor Malintangpos Online,mengaku marga Nasution dan Rangkuty.

Kata Nasution, jika Inspektorat Madina mau memperbaiki dan membangun panggil itu Ketua dan anggota BPD,minta keterangan mereka baik -baik,jangan hanya Kades dan Camat yang dengar keterangannya.

Contoh,ujar Rangkuty,pembangunan Gapura 1 Unit Rp 94.391.500,- Dana Desa Tahun 2019 untuk apa,setahu saya BPD sudah protes,tapi Kades ngotot,coba Audit kembali dengan melibatkan Consultan dan ahli bangunan.

“Sangat tidak masuk akal membangun Gapura seperti itu biayanya Rp 94.391.500,- dan pasti ada yang dikorupsi,”sebut Rangkuty lagi.

Begitu juga soal pemasangan Lampu di desa itu,ia ampun,anggaran selangit,manfaatnya tidak ada dan Inspektorat bungkam,Kadis PMD dan Camat senyum -senyum membaca surat dari BPD Desa Kampung Padang.

” Inspektorat disurati,DPRD disurati,Bupati disurati, hanya kepada Tuhan Yang Maha Esa yang belum disurati, semua bungkam dan diam,” Ujar Ketua BPD Desa Kampung Padang Sondang Matiur Hutagalung,SH saat di konfirmasi,Sabtu(30/1) di rumahnya di Jalinsum Desa Kampung Padang(Dita)

Admin :Dita Risky Saputri,SKM.

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.