Sekitar Kades Jambur Baru, Kadis PMD Madina Akan Tindaklanjuti Hasil Rekomendasi Inspektorat

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) akan jalankan apapun yang menjadi rekomendasi dari Inspektorat terkait Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal. Hal ini diungkapkan Kadis PMD Madina, Irsal Pariadi, ketika dihubungi via WhatsApp terkait pemeriksaan Kepala Desa Jambur Baru oleh Inspektorat Madina.
“Kita tunggu rekomendasi hasil riksus dari inspektorat. Apabila sudah keluar akan kami jalankan dan tindaklanjuti sesuai rekomendasi tersebut,” ungkap Irsal ketika membalas konfirmasi wartawan, Senin (6/4/2026).
Irsal juga menambahkan, nantinya hasil pemeriksaan Inspektorat akan dilaporkan kepada Bupati Madina dan selanjutnya diteruskan kepada Dinas PMD untuk ditindaklanjuti. Bahkan dia juga tidak menampik akan melanjutkan kasus Kades Jambur Baru ini ke pidana.
“Jika memang nantinya rekomendasi dari Inspektorat seperti itu, kita akan teruskan ke APH. Jadi sekarang kita tunggu apa hasil pemeriksaan Inspektorat,” tegasnya.
Sementara itu, Plt. Kepala Inspektorat Madina, Munawar SH. MH menegaskan timnya akan segera menyelesaikan pemeriksaan terhadap Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal.
“Kita akan segera rampungkan hasil pemeriksaannya. Dan secepatnya akan kita sampaikan ke Bupati, karena ini sudah menjadi atensi beliau,” tutur Munawar.
Namun, Munawar enggan membeberkan apa saja yang menjadi pokok pemeriksaan terhadap Kades Jambur Baru tersebut. Hal ini dikarenakan, ada kode etik yang harus mereka jaga.
“Sabar. Begitu hasil keluar, akan kita sampaikan,” tutupnya.
Kepala Desa Jambur Baru, Kecamatan Batang Natal, RH dipanggil Inspektorat terkait dugaan pengrusakan aset daerah di Desanya. Pengrusakan ini dilaporkan langsung oleh warga Desa Jambur Baru yang merasa RH sudah sangat sewenang-wenang terhadap mereka.
RH diduga melakukan pengrusakan Jalan Pemukiman yang dibangun oleh Dinas Perumahan dan Pemukiman Madina tahun anggaran 2022. Untuk menutupi itu, masyarakat melaporkan dipaksa menyerahkan material pasir dan batu untuk membangun kembali jalan yang dirusak. (Isk)

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pemkab Madina Putuskan PJJ Berakhir, Kualitas Udara Masuk Kategori Layak

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kabupaten Mandailing Natal (Madina) memutuskan untuk mengakhiri pemeberlakuan pembelajaran jarak jauh (PJJ) selaras dengan kualitas udara yang sudah masuk pada ketegori hijau atau layak. Keputusan mempercepat anak-anak tingkat…

    Read more

    Continue reading
    Mulai 20 Oktober 2026 Dinas Pendidikan Madina Terapkan Pembelajaran Tatap Muka

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mandailing Natal (Madina), resmi menghentikan perpanjangan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) dan kembali memberlakukan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) mulai Selasa, 20 Oktober 2026. Kebijakan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses