Siapa Tersangka Tragedi di PT.SMGP 25 Januari 2021 Yang Lalu..?

PEMERINTAH Kabupaten Mandailing Natal mempunyai catatan sejarah setelah mekar dari Tapanuli Selatan 22 tahun silam, sebab walau 5 warga meninggal dunia dan 47 sempat dirawat di Rumah Sakit, tidak satu(1) orang pun dari pihak PT.SMGP yang dijadikan sebagai TERSANGKA atas TRAGEDI 25 Januari 2021 yang lalu di Desa Sibanggor Julu Kecamatan Puncak Sorik Marapi.

Padahal, walau hanya “Lepas Rodi ” DPRD Mandailing Natal sudah membuat Pansus, DPR RI C/Q.Komisi VII membuat Rapst Dengar Pendapat ( RDP) dan Sempat anggota DPR RI Komisi VII Zulfikar Hamonangan(Fraksi Demokrat) mengatakan PT.SMGP sebagai PLTP ” Pencabut Nyawa” tapi dengan SOMBONG pihak PT.SMGP beroperasi Kembali.

Begitu juga dengan Bupati Madina Drs.H.Dahlan Hasan Nasution Alias si BATU yang ” TANGGAP ” awalnya berang karena ada korban jiwa , hanya beberapa hari sudah seperti HUMASY nya PT.SMGP dan justuru membuat Tempat Isolasi me jadi tempat berkerumun Undangan PT.SMGP seperti pertemuan 06 April 2021 soal Kerjasama antara PT.SMGP dengan KADIN Mandailing Natal sebagai pengusaha Lokal.

Kenapa Bupati dan DPRD Madina tidak MEMPERSOALKAN Siapa yang menjadi TERSANGKA atau Siapa yang BERTANGGUNG Jawab atas kematian 5 warga Desa Sibanggor Julu Kec.Puncak Sorik Marapi..? Atau memang hanya sebatas Konpensasi semua sudah SELESAI alias tidak ada PROSES Hukum kalau pihak PT.SMGP yang salah.

Tetapi, ketika masyarakat ada yang MENGAMBIL Barang -Barang milik PT.SMGP lalu dengan CEPAT Polisi Menangkap warga yang telah Mengambil Kabel milik perusahaan PT.SMGP Yang Kebal Hukum tersebut dan bahkan sudah ada yang masuk PENJARA, separah itukah HUKUM Kita..? Itulah yang terjadi sekarang ini.

Selain itu, banyak juga Tokoh dan Penokoh yang awalnya lantang untuk mengkritisi kebijakan ESDM yang tidak POPULER itu, sekarang sudah BUNGKAM, seolah -olah tidak tau atau pura -pura karena sudah DIBUNGKAM oleh PT.SMGP, entahlah, mudah- mudahan keluarga para Tokoh dan Aktivis itu tidak sempat ikut -ikutan nanti MENGAMBIL barang milik PT.SMGP seperti warga lain yang sudah sempat masuk PENJARA. Amin.

Muliya Harisandi tokoh Pemuda yang masih mau bicara soal Tragedi 25 Januari 2021 yang lalu dengan lantang mengutarakan melalui WhatsApp ke Redaksi ” KASUS BELUM SELESAI, PEMDA, OKNUM DPRD dan KADIN MADINA terkesan Mementingkan Proyek dari PT. SMGP

Selasa 6 April 2021 diduga Telah terjadi penghianatan pemerintah dan oknum DPRD kepada masyarakat Mandailing Natal, tak habis pikir, baru hitungan bulan kejadian mematikan gas Maut PT.SMGP yg telah merenggut 5 Nyawa Masyarakat Sibanggor Julu, termasuk 2 diantara nya Anak Anak, Pemda Madina dan Oknum DPRD Madina serta Kadin Madina terlihat sangat mementingkan proyek dari perusahaan pencabut nyawa ini,

berdasarkan Undangan Dari Pihak PT.SMGP untuk Kadin dan Pemda serta Pengusaha yang terkesan di pihak Pemda, hari ini Sosialisasi atau yg lebih mirip “BAGI -BAGI PROYEK ” mudah – mudahan salah praduga kami sebagai Generasi Muda dari AMPI Mandailing Natal(Bersambung Terus)

 

ADMIN : Iskandar Hasibuan

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.