SMA Negeri 1 Panyabungan Timur Dimata Masyarakat (1)

Membicarakan Kecamatan Panyabungan Timur di Kabupaten Mandailing Natal, maka kita akan ingat Persoalan Pendidikan, baik SD, SMP dan SMA, sebab daerah yang berada diujung Timur Mandailing Natal, tersebut sejak dulu telah melahirkan sejumlah Tokoh Terkenal.

Catatan Sejarah bagi Masyarakat Mandailing Natal, Pemerintah melihat keluh kesah masyarakat, SMA Negeri 1 Panyabungan Timur berdiri Tahun 2013 dengan Nomor SK Pendirian 420/001/K/2013, berada dalam naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Apa kata masyarakat..? Terjawab sudah, orangtua tidak harus menyekolahkan anaknya ke Kota Panyabungan untuk Tingkat SMP dan SMA, sebab hingga Agustus 2024, sekolah baik SD, SMP, SMA, Pondok Pesantren telah ada diwilayah Panyabungan Timur ” Terimakasih “.

SMA Negeri 1 Panyabungan Timur berdiri Tahun 2013 dengan Nomor SK Pendirian 420/001/K/2013, berada dalam naungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kepala SMA Negeri 1 Panyabungan Timur Arifin.Harahap

Informasi yang diterima Redaksi dari Kepala SMA Negeri 1 Panyabungan Timur, bahwa Hingga Agustus 2024, siswa Kelas X : 74 siswa, Kelas XI: 79 siswa dan Kelas.XII: 83 siswa

Sedangkan Total Guru : .23 guru, terdiri dari
6 PNS, 2 ASN PPPK, 11 GTT Provinsi dan 4 honor sekolah, Serta, Guru yg kurang : 3 orang guru, yaitu Pai, Olahraga/Penjaskes dan Seni budaya.

Wartawan Media PT.Malintang Pos Group Normansyah Adi Pura.S.Sos yang melakukan Liputan tentang SMA Negeri 1 Panyabungan Timur dibawah Kepemimpinan Arifin Harahap, berikut ini laporannya dibuat secara Bersambung.

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

 

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Hari Kebebasan Pers Sedunia: Ketum SMSI Firdaus Tegaskan, Mendirikan Perusahaan Pers Adalah Hak Asasi

    JAKARTA(Malintangpos Online):Mendirikan perusahaan pers dalam berbagai platform, termasuk media siber adalah hak asasi manusia yang lindungi oleh PBB dan Undang-Undang Dasar 1945 pasal 28. Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) yang…

    Read more

    Continue reading
    ” Pers Kontekstual “

    Kalau lembaga pers tidak ada, apakah langit akan runtuh? Ya, kalau itu sebelum era medsos. Sekarang? Siapa peduli. Selama konten berita hanya berorientasi update informasi, semua ada di medsos. Upadate-nya…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses