Soal Bantuan Covid -19 Provsu, Sejumlah Pejabat Madina Dipanggil Kejaksaan

Waktu penyerahan Sembako oleh Gubsu di Gedung Serbaguna/Dokumen

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Menjadi Bahan Pembicaraan ” Kalimat itulah yang sedang Viral, karena sejumlah Pejabat dan Eks Pejabat di lingkungan Pemerintah Mandailing Natal, akhir -akhir ini di panggil oleh Kejaksaan, terkait dengan bantuan dana Covid -19 dari Pemerintah Sumatera Utara.

” Kalau tidak salah, Juni 2020 yang lalu, Gubsu melalui Kadis Ketahanan Pangan Sumut, menyerahkan 54.000 Paket Sembako bantuan Covid -19 ke Kab.Madina di Gedung Serbaguna,” Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah kepada Malintang Pos Group, Senin(1/8) di Rindang Hotel Panyabungan.

Jika Bantuan Covid -19 dari APBD Sumut ini ada pejabat di lingkungan Pemerintah Mandailing Natal yang dipanggil Kejaksaan, berarti benar dugaan kita selama ini, bahwa pengadaan Sembako ada yang mempermainkannya.

Maksudnya..? Pokoknya soal Bantuan Covid – 19 dari APBD Sumut ini, kita dukung penuh Kejaksaan Negeri Mandailing Natal dan Kejaksaan juga harus serius, jangan sampai di Peti Es kan.

Kata Khairunnisyah, yang sudah dipanggil Kejaksaan Msndailing Natal antara lain, IL ( Eks Pejabat Madina, Y ( Eselon III), AHD ( Eselon II dipanggil 3 Agustus 2022) dan sejumlah pejabat lainnya.

” Kejaksaan jangan ragu, katakan yang benar itu benar dan yang salah tetap salah,walau pahit rasanya,” ujarnya.

Sementara itu, Kasi Intel dan Kejari Mandailing Natal yang di konfirmasi Via WhatsApp, membenarkan pemanggilan sejumlah Pejabat Pemda Madina.

”  panggilannya bukan hari ini, tp tgl 3, Ada beberapa orang, Detailnya nggak bisa sy sampaikan bg, karena tahap penyelidikan,” Tulis Kasi Intel Kejari Madina Via WjatsApp Ke Redaksi.

Sebelumnya, bahwa beberapa waktu lalu Pemda Madina menerima Bantuan Sembako dari Gubsu, terkait bantuan Covid -19 dari APBD Sumut.

” 9 September 2020 masih disalurkan, ” Kalimat itulah yang cocok disampaikan Kepada Pemda Madina, karena Sembako bantuan dari Provinsi Sumut hingga, Rabu(9/9) masih disalurkan di sejumlah Desa di Kecamatan Panyabungan.

” Pihak Provinsi Sumut diwakili Kadis Ketahanan Pangan Sumut Ashar Harahap, menyerahkan ke Pemda Madina sekitar Juni 2020 yang lalu,” Ujar Ketua LSM.Merpati Putih Tabagsel Khairunnisyah,Rabu(9/9) di Kantor Bupati Madina.

Saya masih ingat betul, Kamis(4/6) yang lalu di Gedung Serbaguna Panyabungan, disaksikan Anggota DPRD Sumut, Gubsu yang diwakili Kadis Ketapang Sumut Ashar Harahap menyerahkan 54.000 paket kepada Bupati Madina yang diwakili Sekda Gozali Pulungan, SH.

Kalau tidak salah, Paket Sembako untuk masyarakat tersebut terdiri dari Beras 10Kg, Indomie 1Kotak,Gula pasir 1 Kg dan minyak makan 2 Kg dan telor tidak ada,dengan jumlah paket 54.000 lebih, ujar Khairunnisyah.

Waktu itu, anggota DPRD Sumut yang menyaksikan antara lain H. Fahrizal Edfendi Nasution, SH, Rudy Hermanto, Drs. Parsaulian Tambunan dan sejumlah pejabat dari Provinsi Sumut.

Namun, saya kaget, Rabu(9/9) masih ada Sembako bantuan Provinsi Sumut itu disalurkan di Desa Pidoli Lombang Kecamatan Panyabungan.

Bayangkan, untuk bagi Sembako sekitar 54.000 Paket, pihak Pemda Madina dari 04 Juni – 09 September 2020 belum juga selesai, aneh dan membingungkan dan warga sudah hanpir lupa pembagian Sembako bantuan dari Provsu tersebut.

Camat Panyabungan Idris Batubara yang dihubungi Via WhatsApp, Rabu(9/9) mengutarakan Desa Pidoli Lombang yang terahir disalurkan di Kec. Panyabungan.

Sementara itu, Asisten II Pemkab Madina drg. Ismail Lubis yang dihubungi melalui selular, hingga pukul 17.30 Wib,Rabu(9/9) walau HP nya aktif, tapi tidak mau mengangkutnya (Isk)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.