Soal Hewan Qurban ” Koreksi ” Buat Pemerintah Mandailing Natal

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Mengingat banyaknya kebutuhan Hewan Qurban, khususnya Lembu di 404 Desa/Kelurahan atau untuk 23 Kecamatan, ada baiknya Pemerintah dan 40 anggota DPRD Mandailing Natal, mencari solusi agar hewan Qurban / Lembu khususnya tidak didatangkan lagi dari luar ke daerah kita.

” Sebagai bahan koreksi, saatnya Pemerintah dan DPRD Madina, memikirkan agar kita yang membutuhi hewan Qurban di Idul Adha 1444 H / 2023 yang akan datang ini,” Ujar Aktivis Sosial Kab.Madina Syahrial Hanafi,S.Sos kepada Wartawan, Sabtu sore(09/07) di Pasar Panyabungan.

Kata Syahrial, berdasarkan informasi dari penjual Lembu, kalau kita hitung khusus untuk Qurban Idul Adha setiap tahunnya lebih 1.000 ekor, belum lagi di menjelang Idul Fatri.

Alasannnya..? Desa dan Kelurahab ada 404, 23 Kecamatan, Camat, instansi, Parpol, DPRD, Polisi, Perusahaan, OKP/KNPI, Masyarakat dan Bupati/Wakil Bupati, kalau didata benar, lebih 1000 ekor/ tahun yang dibutuhkan.

Sayangnya, peluang Bisnis Ternak Lembu oleh Pemerintah dan DPRD belum ada sama sekali, kalaupun ada, kenungkinan lebih banyak ” Korupsinya ” mungkin ia.

Secara terpusah, peternak Lembu di Madina yang mohon jangan ditulis namanya, nengutarakan bahwa pemerintah kita sekarang ” Omong Doang ” soal ternak Sapi yang instansinya.

” Bupati/Wakil Bupati, kita harapkan melirik soal Ternak Lembu, karena dengan mudah dapat keuntungan besar,” katanya.

Apa yakin ada niatnya pemerintah kita untuk penggemukan ternak Lembu diwilayah kita..? Tanya Wartawan ” Saya pribadi pesimis, soalnya dulu juga sudah ada, tapi salah sasaran, karena ” Kong kalikong pemberi dan penerima, jadi hanya jadi catatan saja,” ujarnya.

Begitupun, kalau 377 Desa cukup 2 lembu dialokasikan Dana Desa, pasti ngerin keuntungannya, tapi desa tidak ada yans serius, sebab Dana Desa sekarang, banyak program ” Akal Bulus ” dari sejumlah pihak, mulai dari desa hingga provinsi.

” Dana Desa tahun 2022 saja sampai sekarang masih bahan perbincangan, apa mungkin desa mau Ternak Lembu, nggak nungkin,” katanya.

Baik Kadis Pertanian dan Peternakan, Bupati dan Wakil Bupati, serta DPRD belum berhasil dikonfirnasi ( Red)

 

Admin : Iskandar hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.