Soal Paracetamol Sirup, Pemda Madina Himbau Apotik dan Toko Obat

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Pemerintah Kab. Mandailing Natal, melalui Plt. Kepala Dinas Kesehatan Madina dr. Faisal Situmorang di dampingi Asisten Pemerintahan Dan Kesejahteraan Rakyat Drs.Sahnan Pasaribu, Direktur RSU dr. Rusli Pulungan, Personil Satpol PP Madina , Polres Madina dan Camat Panyabungan
menyambangi dan Menghimbau Apotik Di Seputaran Kota Panyabungan agar jangan dulu mengedarkan obat obatan / Sirup anak anak yang mengandung Dietilen Glikol (DEG) maupun Etilen Glikol (EG) sampai ada Intruksi Selanjutnya Sesusuai Dengan Surat Keterangan Kemenkes RI

Dan Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Utara Terkait Kasus Gagal Ginjal dan Akut (GGA) pada anak hingga Menyebabkan Kematian,Sabtu(22/10).

Sebelumnya,melalui surat Bupati Madina Nomor : 440/ 3041 /Dinkes/2022, tanggal 21 Oktober 2022 yang ditanda tangani oleh HM.Jafar Sukhairi Nasution, prihal Himbauan Kewaspadaan Gangguan Ginjal Akut Progresif
Atipikal Pada Anak (GgGAPA) ditujukan ke pihak Kesehatan dan Camat se Mandailing Natal.

Dalam surat Bupati, Menindaklanjuti surat Bapak Gubernur Sumatera Utara Nomor :
440/124392022 tanggal 19 Oktober 2022 perihal Himbauan Kewaspadaan
Gangguan Ginjal Akut Progresif Atipikal Pada Anak (GgGAPA)

Bahwa gangguan ginjal akut atau Acute Kidney Injury (AKI) yang menyerang anak-
anak usia 0 -18 tahun (mayoritas pada usia balita) mengalami peningkatan
kasus selama dua bulan terakhir.

Sampai saat ini di Sumatera Utara
terdapat 11 kasus (dengan 6 kasus anak meninggal dunia).

Kasus G9GAPA belum diketahui penyebabnya sehingga perlu pengamatan dan penyelidikan lebih lanjut mengenai kasus ini.

Sehubungan dengan hal tersebut di atas dan untuk mempercepat penanggulangan GgGAPA di Kabupaten Mandailing Natal, diminta kepada Saudara untuk melakukan hal-hal sebagai berikut ini :

1. Setiap fasilitas pelayanan kesehatan baik Fasilitas Pelayanan, Tingkat Pertama dan atau Fasilitas Pelayanan Kesehatan
Rujukan Tingkat Lanjutan yang menerima kasus GgGAPA harus melakukan pelaporan melalui link yang tersedia pada aplikasi RS
Online dan Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SDKR).

2. Tenaga Kesehatan pada Fasilitas Pelayanan Kesehatan untuk
sementara tidak meresepkan obat-obatan dalam bentuk sediaan
cair/ sirop. Sebagai alternatif dapat menggunakan bentuk sediaan
lain seperti tablet, kapsul, suppositoria (anal) atau lainnya.

3. Seluruh Apotek dan Toko Obat untuk sementara tidak menjual obat
bebas dan atau bebas terbatas dalam bentuk sirop kepada
masyarakat sampai dilakukan pengumuman resmi dari Pemerintah
sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

4. Perlunya melakukan edukasi kepada masyarakat mengenai
G9GAPA mengenai hal-hal sebagai berikut:
– Perlunya kewaspadaan orang tua yang memiliki anak (terutama usia <6 tahun) dengan gejala penurunan volume/Ftrekuensi urin atau tidak ada urin, dengan atau tanpa demam/gejala prodromal lain (berbeda dari bidangnya) untuk segera dirujuk ke Fasilitas Kesehatan terdekat.

Orang tua yang memiliki anak terutama usia balita untuk sementara tidak mengkonsumsi obat-obatan yang didapatkan secara bebas tanpa anjuran dari tenaga kesehatan yang kompeten sampai dilakukan pengumuman resmi dari Pemerintah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang- undangan.

Perawatan anak sakit yang menderita demam di rumah lebih mengedepankan tata laksana non farmakologis seperti
mencukupi kebutuhan cairan, kompres air hangat, dan menggunakan pakaian tipis. Jika terdapat tanda-tanda bahaya, segera bawa anak ke Fasilitas Pelayanan Kesehatan terdekat

Orang tua pasien diminta untuk membawa atau menginformasikan obat yang dikonsumsi sebelumnya dan menyampaikan riwayat penggunaan obat kepada tenaga kesehatan

Surat Bupati tersebut disampaikan kepada 1. Camat se-Kabupaten Mandailing Natal
2. Direktur Rumah Sakit se-Kabupaten Mandailing Natal
3. Kepala Puskesmas se-Kabupaten Mandailing Natal
4. Pimpinan Klinik se-Kabupaten Mandailing Natal
5. Apotek se-Kabupaten Mandailing Natal
6. Toko Obat se-Kabupaten Mandailing Natal
7. Praktik Mandiri Tenaga Kesehatan
8. Ketua PC IDI Kabupaten Mandailing Natal
9. Ketua PC IAI Kabupaten Mandailing Natal
10. Ketua PC IBI Kabupaten Mandailing Natal
11.Ketua PC PPNI Kabupaten Mandailing Natal
12. Ketua PC PAFI Kabupaten Mandailing Natal

Hingga saat ini, tim dari Pemda Madina, masih keliling di Kota Panyabungan (Red)

 

Admin : Dita Risky Saputri SKM….

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.