Soal Santri Dianiaya, Wakil Ketua DPRD Sumut Desak Kemenkumham Beri Sangsi

MEDAN(Malintangpos Online): Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Musthafa Nasution, menyoroti kasus dugaan penganiayaan terhadap santri Pesantren Musthafawiyah Purba Baru oleh oknum pegawai Lapas berinisial DG di Mandailing Natal (Madina).

” Saya desak Kemenkumham memberikan sanksi kepada Pegawai Lapas tersebut,” sebut Wakil Ketua DPRD Sumut Harun Musthafa Nasution, Rabu malam(22/9) di halaman Facebooknya.

Kata Harun Musthafa yang juga cucu pendiri Pondok Pesantren Musthafawiyah Purba Baru, Harus ada sanksi secara etik yang dikeluarkan Kemenkumham kepada pegawainya yang melakukan penganiayaan. Ini untuk menjaga marwah Kemenkumham itu sendiri.

Perlakuan DG itu saya nilai dapat mengganggu ketertiban masyarakat Kabupaten Madina. Sebutnya.

Persoalan besarnya adalah korban masih di bawah umur. Perlakuan ini tentu tidak bisa dibenarkan apa pun alasannya.

Anak-anak itu harusnya dilindungi. Jika mereka berbuat salah, silakan diingatkan, bukan malah dianiaya seperti ini. Katanya di Akun Facebooknya.

Saya sudah meminta langsung kepada Kakanwil Kemenkumham Sumut untuk menindak anggotanya yang melakukan penganiayaan itu. Dia berharap agar sanksi diberikan dengan tegas.

Saya juga berharap kepolisian bisa mendampingi si anak dalam proses pemulihan mentalnya setelah menjadi korban.

” Kita tidak ingin peristiwa ini berdampak signifikan kepada korban dan saya juga minta agar kepolisian menyelesaikan kasus ini dengan cepat dan tuntas,” ujarnya(HMN/Red)

Admin ; Iskandar Hasibuan,SE.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.