Stop BBM Untuk Eskavator di WS.Batang Natal

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Mantan anggota DPRD( priode 2009-2014) Kab. Madina Iskandar Hasibuan,SE mendesak Polisi segera menyetop pasokan BBM untuk kebutuhan seluruh Eskavator yang merusak lingkungan di WS.Batang Natal yg dikeluhkan mssyarakat di daerah itu.

” Jika benar laporan yang masuk ke kita, bahwa ada oknum anggota DPRD Madina, sebagai pemilik alat berat dan pemodal untuk mengambil Emas di WS Batang Natal, sampai kapanpun air Sungai tidak akan jernih lagi, ” Ujar Aktivis Lingkungan dan Sosial Kab. Madina Iskandar Hasibuan, Minggu pagi(16/8) di rumahnya Jln. Bermula Panyabungan II Kec. Panyanungan.

Terus terang ia, ujar Iskandar Hasibuan, selama bulan Juni, Juli dan Agustus ini kita banyak menerima keluhan masyarakat tentang Pengoperasian Eskavator yg memporak – porandakan WS Batang Natal, karena airnya keruh dan tidak bisa dibuat MCK.

Kata Iskandar, pernah ditanya soal pasokan BBM, kata warga, seringnya dari Panyabungan, terkadang di pasok dari daerah Sumatera Barat.

” Kalau BBM di stop, yakinlah ngk beroperasi lagi Eskavator tersebut, coba BBM di stop warga dan polisi, ngk perlu Eskavator di tangkap, ” ujar Iskandar(Nir)

Admin : Fahruddin

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Subsidi Bocor, Rakyat Boncos: Siapa Penikmat Subsidi BBM..?

    *** Oleh : Ludfan Nasution, Koordinasi Mandailing Epicentrum.*** Ada sesuatu yang terasa janggal dalam cara kita membicarakan subsidi BBM. Ketika pemerintah menemukan bahwa masyarakat mampu ikut menikmati Pertalite, kita segera…

    Read more

    Continue reading
    Stop Satgas PETI Tanpa Legalisasi Tambang Rakyat

    *** 0leh : Ludfan Nasution — Koordinator Mandailing Epicentrum *** Satgas Penanganan Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di Kabupaten Mandailing Natal kini tampaknya telah memasuki tahap baru. Setelah serangkaian rapat dan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses