Terkait Renovasi Puskesmas, Pjs.Bupati dan DPRD Madina Harus Tinjau Langsung

PANYABUNGAN(MalintangposOnline): Gencarnya pemberitaan terkait belum selesainya Pembangunan/Renovasi Puskesmas Poned di sejumlah Kecamatan, sesuai tanggal selesai kontrak, sangat diharapkan agar Pjs.Bupati dan DPRD segera meninjau secara langsung ke lokasi proyek.

” DPRD Madina khususnya Mitra kerja Dinas Kesehatan, yaitu Komisi IV yang ketuanya Edy Anwar Nasution, harus memanggil Kadis Kesehatan, agar sama-sama meninjau dengan Pjs.Bupati,” Ujar Afrizal Efendi Pulungan, SHi, Kamis(19/11) di Halaman Kantor Dinas Kesehatan Mandailing Natal.

Kata Afrizal, DPRD juga harus meninjau bersama dengan Pjs.Bupati agar terlihat langsung apa masalah keterlambatannya, karena itu penting, jangan seperti bangunan RSUD kita nanti nasibnya.

Kata dia, ada dugaan pembangunan Puskesmas Kotanopan, Siabu dan Mompang tidak selesainya disebabkan anggaran yang mungkin tidak sesuai dengan nilai kontrak,sehingga keterlambatan ada kemungkinan kontraktor kewalahan.

Karena, informasinya sebelum penandatangan kontrak atau bisa jadi sebelum dilakukan tender si kontraktor sudah stor kepada pihak Dinas Kesehatan, cuma membuktikannya sangat sulit sekali.

Selain itu, ada baiknya Pjs.Bupati Madina Ir.H.Dahler Lubis, segera memanggil Kadis Kesehatan dan PPTK nya, agar diketahui jelas proyek tersebut kondisinya bagaimana.

” Jangan nanti turun ke lokasi proyek Pjs. Ngak tau keadaan ril, bisa nanti nama Bupati rusak, ” Ujarnya.

Begitu juga dengan DPRD khususnya Komisi IV Sebaiknya segera turun ke lokasi proyek pembangunan Puakesmas Kotanopan, Mompang dan Siabu, melihat secara jelas keterlambatan proyek tersebut.

” Kita minta Segera DPRD membongkar ketidak beresan pembangunan Puskesmas dan kita yakin Ketua Komisi IV DPRD Madina Edy Anwar Nasution, mampu menuntaakannya, ujarnya(Dita)

Admin : iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.