Tim Gabungan BNN Kab.Madina Temukan 5 Hektare Pohon Ganja

Lokasi Ganja/Agus Hasibuan

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Jempol Buat Tim Gabungan BNN Kab.Madina,” Kalimat itu muncul setelah adanya informasi di Akun Facebook Agus Hssibuan,bahwa Tim Gabungan BNN Kab.Madina ( BNN,Polisi,TNI -AD dan masyarakat) kembali menemukan Ladang Ganja seluas 5 Hektare di dua lokasi di daerah Desa Hutabangun Kec.Panyabungan Timur, Kamis(1/4).

Informasi yang diterima Redaksi Malintang Pos Group Via WhatsApp dari Lokasi, bahwa penemuan Ladang Ganja atas adanya informasi diterima Ka.BNN Kab.Madina dari masyarakat dan info tersebut langsung di tindak lanjuti Ka.BNN.

Tim Gabungan yang dipimpin Ka.BNN Kab.Madina AKBP. Edy Masyuri Nasution,SH masuk dari daerah Rao-Rao dengan anggota 33 orang yang melibatkan BNN,TNI-AD,Polisi dan warga dengan medan yang sangat tinggi dan terjal.

Sekitar 4 jam  perjalan Tim menemukan Pohon Ganja setelah dicabut dan di musnahkan sekitar 2000 batang di areal sekitar 2 Hektare dan tidak jauh dari lokasi Tim kembali menemukan ladang ganja.

Setelah dicabut ada sekitar 3000 pohon,sebagian dimusnahkan di lokasi areal 3 Hektare yang memang sudah bisa panen dan sebagian dijadikan BB sebagai laporan.

Ka.BNN Kab.Madina AKBP. Edy Masyuri Nasution,SH yang dihubungi Via selularnya, Kamis(01/4) sore, membenarkan adanya ladang ganja ditemukan 5 Hektare di wilayah sekitar Desa Hutabangun puncak.

Selain ladang ganja yang diperkirakan 5000 batang itu, Tim yang dipimpinnya juga menemukan lokasi yang sudah mau di tanam,karena lokasinya sudah bersih dan bibit ada ditumpuk pemiliknya.

“Pohon ganja sudah kita ambil BB dan bibit yg ada serta pohon ganja lainnya sudah dibakar dan Pemilik belum diketahui,” Ujar Ka.BNN Kab.Madina AKBP. Edy Masyuri Nasution Via selularnya (Agus/Dita)

 

Admin : Iskandar Hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.