Wali Kota Surakarta Kembali Ambilkan 12 Ijazah Sekolah Warga Tidak Mampu

SURAKARTA(Malintangpos Online): Wali Kota Surakarta, FX. Hadi Rudyatmo kembali ambilkan ijazah siswa dari keluarga kurang mampu sebanyak 12 ijazah yang tertahan dan sebagian besar pelajar dari sekolah swasta di kantor Walikota Surakarta, Senin (14/12).

“Ada 12 orang menerima pembagian ijazah yang sudah lama tidak mereka ambil di sekolah karena keterbatasan biaya, dan kebanyakan dari sekolah swasta, kalau total yang sudah saya ambilkan saya tidak menghitung, semua saya ambil dengan uang pribadi saya, karena saya pernah merasakan hal seperti itu semasa masih sekolah dulu,” kata Pak Rudy kepada wartawan usai pembagian ijazah.

Rudy berharap dapat dipergunakan sebagaimana mestinya oleh para penerima untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga dalam mencari pekerjaan.

Salah satu wali murid, pelajar SMK Batik 2 Surakarta, Dhimas Yudistira mengaku, alasan tidak dapat melunasi biaya sekolah karena kondisi ekonomi. Dengan bantuan pelunasan pembayaran tunggakan biaya dari Walikota Surakarta untuk mengambil ijazah membuatnya merasa senang dan lega. Ijazah akan digunakan untuk modal mencari pekerjaan.

“Seharusnya ijazah itu tidak perlu ditahan, karena itu hak mereka,” kata Rudy.

Untuk menebus ijazah-ijazah tersebut, Rudy tidak menggunakan uang dari APBD. Melainkan menggunakan uang pribadi yang didapatkannya setiap bulannya, pada pengambilan ini kurang lebih sebesar Rp 36,5 juta. Besaran tunggakan SPP siswa bervariasi.

“Jumlahnya ya bervariasi dan ada yang sampai Rp 8 juta,” pungkasnya(PDIP/Isk)

 

Admin : iskandar hasibuan.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Gedung SDN 029 Lumban Dolok Kec.Siabu Kupak -Kapik Dibiarkan Bupati Mandailing Natal

    LUMBAN DOLOK(Malintangpos Online): Memprihatinkan Kondisi Gedung SD Negeri 029 Lumban Dolok Kecamatan Siabu, yang kupak – kapik dibiarkan oleh Bupati dan DPRD Mandailing Natal. ” Pengakuan Orangtua siswa, Permohonan untuk…

    Read more

    Continue reading
    Direktur : ‎Tidak Ada Pungli. Pegawai RSUD Husni Thamrin Natal Keluhkan Dugaan Pungli Saat Proses Pencairan THR

    NATAL(Malintangpos Online): Sejumlah pegawai Aparatus Sipil Negara (ASN) di lingkungan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Husni Thamrin Natal mengeluhkan adanya dugaan pungutan Liar (Pungli) yang disebut sebagai “uang administrasi” saat…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses