Warga Kotasiantar Alami Penyakit Kudis

KOTA SIANTAR(Malintangpos Online): Ratusan orang warga di Kelurahan Kotasiantar, Kecamatan Panyabungan, Kabupaten Mandailing Natal, mulai dari bayi di bawah lima tahun (Balita) hingga lanjut usia mengalami penyakit Scabies atau Kudis.

Keterangan beberapa warga, penyakit Scabies ini dialami mulai dari awal Bulan Juli tahun 2022 kemarin.

Bahkan, dalam setiap keluarga, rata-rata mengidap penyakit yang sama.

Untuk mengantisipasi penyebaran Scabies yang lebih merata, Pemerintah Kelurahan Kotasiantar memilih jalan membuka ruang konsultasi dan pengobatan gratis bekerja sama dengan Puskesmas Panyabungan Jae yang dipusatkan di Sopo Godang Halaman Bolak Kotasiantar, Senin (29/8).

Hadir pada acara tersebut, Lurah Kotasiantar, Muhammad Syahnan S,Sos, Pengurus Naposo Nauli Bulung, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat (LPM), Fahrur Rozi, Kepala Puskesmas Panyabungan Jae, Yulinehri Lubis, puluhan tenaga medis serta ratusan masyarakat yang mengidap penyakit Scabies antusias mengikuti.

Lurah Kotasiantar mengucapkan terima kasih kepada Kepala Puskesmas dan jajaran yang telah peduli terhadap masyarakat yang mengalami penyakit Scabies.

“Terima kasih atas segala perhatian ibu-ibu semua. Semoga apa yang dikonsultasikan hari ini dapat mengurangi bahkan menghilangkan penyakit yang dialami masyarakat,” katanya.

Syahnan juga mengimbau kepada masyarakat yang mengikuti pengobatan atau mengidap penyakit yang berhalangan hadir agar mendengar apa saja arahan yang disampaikan oleh petugas.

Kepala Puskesmas Panyabungan Jae menjelaskan, penyakit Scabies tersebut kondisinya sangat gatal dan menular pada kulit yang disebabkan oleh tungau kecil di dalam kulit.

“Kudis menular dan cepat menyebar melalui kontak fisik dekat dalam keluarga, sekolah, maupun tempat ramai lainnya yang bersifat kerumunan,” jelasnya.

Yuli Nehri bilang, Penyakit ini sebenarnya jarang berbahaya, tetapi scabies yang tidak segera ditangani bisa menyebabkan pengidapnya merasa tidak nyaman karena sensasi gatal yang muncul.

“Meskipun tidak sangat berbahaya, tapi kita harus serius melakukan pengobatan dimulai dari penerapan pola hidup kebersihan di dalam rumah masing-masing,“ ujarnya.

Pantauan di lokasi, pihak Puskesmas memberikan obat krim Scabimite Permethrin 5 persen dan beberapa jenis obat pil lainnya untuk setiap orang penderita Scabies.( IRF/Red)

 

Admin :Dita Risky Saputri.SKM

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.