Akhmad Arjun Nasution : Mau Tertibkan Tambang, Jangan Tebang Pilih

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Mantan anggota DPRD Kab. Madina Akhmad Arjun Nasution, mengutarakan jika mau tertibkan Tambang Emas di Batang Natal, sebaiknya jangan tebang pilih.

” Jika mau tertibkan Tambang, kami sepakat, tetapi jangan tebang pilih, tertibkan dulu diwilayah Kota, kami siap mendukung, ” Ujar Mantan anggota Komisi III DPRD Madina Akhmad Arjun Nasution, Rabu(29/7) di Hotel Mariring  Panyabungan.

“Alangkah baiknya apa bila Ada penertipan tentang mengenai Tambang,kami siap untuk mendukung langkah itu, Ujar Akhmad Arjun Nst.

Bagusnya,  kita mulai dari kota dulu, apabila masyarakat ingin menutup Tambang Emas,kami siap untuk tutup Dan selalu merakyat.

Harapannya, Kita harus berlaku adil dalam mengambil sikap Dan langkah, supaya tidak Ada tebang pilih dalam hal tersebut.

Kata dia, apabila masyarakat Batang Natal Ada yang komplen maka kami siap untuk tutup.
Tetapi, apa bila Ada penertipan alangkah baiknya kita mulai dari kota , baru ke daerah-daerah tersebut.
”  tidak Ada lagi yang bermain Tambang  di daerah kita ini,” sebut Arjun(Nanda)

 

Admin : iskandar hasibuan

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Soal Narkoba Marak, Bupati, DPRD dan Polres Harus Dukung Korwasis Madina

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): ” Panitia Generasi Penerus Bangsa ( Gen Pena), Perangi Narkoba Lewat Pendidikan yg digagas Korwasis Madina, perlu di dukung oleh Kapolres, 40 orang Anggota DPRD & Bupati/Wakil Bupati…

    Read more

    Continue reading
    PKL Eks.Relokasi Pindah Ke – Lingkungan Pasar Baru Panyabungan

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Sekitar 700 Pedagang Kaki Lima(PKL) Eks.Relokasi, Sejak Dua (2) Hari lalu sudah pindah untuk menempati Los dilingkungan Pasar Baru Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal Sumatera Utara. Wartawan yang turun…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses