
PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Setelah 700 Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru Panyabungan berhasil dipindahkan ke lokasi baru pasca kebakaran 2018, muncul kekhawatiran di kalangan pedagang terkait keberlanjutan penataannya.
” Para pedagang menilai koordinasi yang intens dengan Dinas Perdagangan,menjadi kunci keberhasilan relokasi tersebut. Kini, dengan adanya perubahan pejabat, pedagang khawatir program yang sudah berjalan akan terhenti,” Ujar Lubis salah satu Pedagang Kaki Lima(PKL) kepada Wartawan, Rabu(24/06)Sore, saat meninjau sitiasi PKL Pasca Penggantian Kepala Dinas Perdagangan.
Kata Lubis, pihaknya selaku Pedagang, tidak bermaksud melawan kebijakan. Kami hanya pedagang pasar. Tapi kami tau rasanya susah payah bangun dari nol setelah kebakaran.

” Mohon Bapak Bupati Madina mendengar suara kami. Kembalikan suasana Pasar Baru yang sudah mulai tertib,” kata Lubis salah satu Pedagang Kaki Lima(PKL).
Secara terpisah, Pedagang lainnya marga Pulungan, Insya Allah Asosiasi Pedagang Kaki Lima, akan menyampaikan Aspirasi tertulis ke Bupati Madina. Mereka berharap ada dialog dan solusi terbaik untuk 700 KK Pedagang Kaki Lima Pasar Baru Panyabungan.
Contoh, kami memohon Bupati/Wakil Bupati dan Komisi 2(Dua) DPRD Madina, datang dulu belanja Sayur ke Pasar Baru, untuk melihat kondisi Jalan Kelilingnya yang sudah becek alias berlumpur.
Serta, untuk melihat dari dekat Bangunan Los Swadaya Pedagang dengan Pihak Ke -III yang sudah banyak yg rusak dan jika hujan turun akan menimbulkan kerugian bagi pedagang.

Yang jelas, Pejabat sekarang sangat tidak mungkin bisa mencari Solusi, terhadap keluhan PKL yang belum 1 Bulan menempati Los Swadaya Pedagang, ujar Pulungan.
Pedagang PKL Pasar Baru Panyabungan lainya Marga Hasibuan, mengakui ratusan pedagang Yg menempati Los, heran dengan kebijakan Bupati mengganti pimpinan Dinas Perdagangan.
Kenapa..? Harusnya Bupati, mengkaji dengan baik sebelum sekitar 700 Pedagang Kaki Lima(PKL) Pindah, setelah Diresmikan Pasar Baru Panyabungan, berapa lama Los nya Mubazir.
Apakah Bupati tidak mengkaji Susahnya mengajak 700 lebih Pedagang Kaki Lima, sampai terbangunnya Los PKL dengan Swadaya, sampai di resmikan, sekarang saat pembenahan Kadis Perdagangan diganti.

” Kami tidak ada maksud mencampuri Urusan Pemerintah , kami membantu Bupati, buktinya Modal kami dibuat untuk bangun Los,” ujar Hasibuan.
Bahkan, saat Bupati/ Wakil Bupati Madina, mengajak Pedagang Pasar Kuliling pindah ke Pasar Eks.Bioskop Tapanuli, ngak berhasil, ngak percaya lihat langsung ke lokasi Pasar Kuliling dan Pasar Eks.Bioskop Tapanuli. Mubazir kan.
Ketua PKL Pasar Baru Panyabungan, Harun Nasution (Mester), yang dihubungi Via Selular, Rabu malam (24/06) membenarkan harapan Pedagang Kaki Lima agar Bupati meninjau kebijakannya tersebut.

” Kami Pedagang, butuh kenyamanan dan apa aspirasi Pedagang Kaki Lima kami akan perjuangkan,” ujarnya( Isk)
Admin : Iskandar Hasibuan.








