Bukti Insfektorat Madina Mandul, Jalan Rabat Beton di Batahan Tidak Pakai Pondasi

Ilusterasi jalan Rabat Beton di Panyabungan(Dokumen).

BATAHAN(Malintangpos Online):” Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu,”Pribahasa itulah yang cocok disampaikan kepada Kepala Insfektorat Kabupaten Mandailing Natal,sebab banyak proyek pemerintah yang dilaksanakan diwilayah Batahan dan umumnya wilayah Bumi Gordang Sambilan,yang kualitasnya sangat-sangat diragukan masyarakat.

            Salah satu bukti, pembangunan Jalan Rabat Beton baik sumber dananya APBN dari Dana Desa maupun DAU/DAK Tahun 2017 untuk Jalan Rabat Beton di Kuala Batahan maupun Pasar Baru Batahan sama sekali ngak ada Pondasi dibuat, hanya papan selembar sebagai penyangga agar jangan melebar semen yang dibuat untuk rabat beton.

            “ Baik Dana Desa Tahun 2015 dan 2016 maupun DAU/DAK dalam APBD Madina Tahun 2017 untuk wilayah Batahan ada dua(2) paket yang kami lihat sama sekali ngak ada Pondasinya dibuat, tetapi Insfektorat maupun pihak Instansi pemberi kerja ngak ada menegor kontraktornya,” ujar BN. Nasution warga Kecamatan Batahan yang datang bersama 10 warga lainnya ke Redaksi Malintangpos Online,Senin(05-06) siang.

            Menurut Nasution, pihaknya telah menegor kontraktor atau pihak yang mengerjakan yang juga warga Batahan, namun dengan angkuh dan sombong kontraktor itu berkata “Itu sudah sesuai RAB dari paket yang kami terima” ujar kontraktor itu dengan muka sinis kepada kami baru-baru ini.

            Selain itu, kata Nasution, proyek Jalan Rabat Beton Kuala Batahan sekitar 300 Meter dan Pasar Baru Batahan sekitar 500 M sama sekali kedua paket itu tidak pakai pondasi dan juga Plank Merek sama sekali ngak di pasang seperti paket proyek pemerintah lainnya.

            Baik Kepala Insfektorat Madina Marwan B Siregar,SH  maupun Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Kab.Madina Rahmad yang coba dikonfirmasi belum berhasil, sesuai keterangan staf mereka, kedua Kepala lembaga tersebut sedang tugas luar ke Medan.(red).

Admin: Dina Sukandar Hasibuan,A.Md

Komentar

Komentar Anda

Related Posts

Pedagang Pasar Baru Panyabungan : Jangan Biarkan Pasar Baru Kembali Kacau

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Setelah 700 Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru Panyabungan berhasil dipindahkan ke lokasi baru pasca kebakaran 2018, muncul kekhawatiran di kalangan pedagang terkait keberlanjutan penataannya. ” Para pedagang…

Read more

Continue reading
BRI Panyabungan Tegaskan Pendebetan Rekening Debitur Dilakukan Sesuai Perjanjian Kredit dan Ketentuan yang Berlaku

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Menanggapi pemberitaan terkait laporan dugaan penggelapan dana nasabah sebesar Rp221 juta yang ditujukan kepada BRI Cabang Panyabungan, BRI menyampaikan bahwa hal tersebut tidak benar. Berdasarkan hasil penelusuran, pendebetan…

Read more

Continue reading

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses