Iskandar Hasibuan : Politik Uang Rendahkan Martabat Rakyat

PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Mantan anggota DPRD Madina(Priode 2009/2014) Iskandar Hasibuan, mengajak masyarakat untuk menyukseskan Pilkada serentak dengan menciptakan Pilkada yang bersih dan berkualitas, salah satunya dengan menolak politik uang.

“Mengapa kita harus menolak Politik uang? karena itu merendahkan martabat rakyat,” Ujar Iskandar Hasibuan, Senin pagi(28/9) di Kantor Bupati Madina.

Kepada warga, Iskandar juga mengajak masyarakat membedah visi dan misi serta program kerja yang telah dibuat masing -masing Calon Bupati/Wakil Bupati Madina.

Misalnya, soal peningkatan IPM masyarakat Madina yang sangat rendah, bagaimana cara yang dibuat oleh para Calon yang telah mendapat nomor urut beberapa hari lalu.

“Setiap daerah belum tentu memiliki progam seperti ini,para calon harus berkomitmen, melanjutkan progam pendidikan gratis, pembangunan sekolah di setiap kecamatan, peningkatan kesejahteraan guru honor, menambah kuota kuliah gratis bagi anak belum mampu dan bantuan mahasiswa yang berperestasi.

“Yang namanya kesehatan gratis harus di programkan, biaya RS yang tinggi, pelayanan RS yang Bobrok, harus menjadi program semua Calon, jangan hanya menjelang pilkada berkoar – koar calon kita, ” ujarnya.

Jika ada kampanye, Iskandar juga mengingatkan warga yang menghadiri kampanye untuk mematuhi protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran COVID-19.

“Karena wabah ini semakin masif dan belum ditemukan obatnya. Makanya, kami minta warga yang hadir di acara kampanye untuk mematuhi protokol kesehatan dengan menggunakan masker, cuci tangan atau hand sanitizer, jaga jarak,” ujar Iskandar Hasibuan

” Kalau kita mau maju dan berkembang, jangan memilih Calon Bupati/Wakil Bupati yang menebar uangnya, karena politik uang merendahkan martabat rakyat, ” Ujar Iskandar Hasibuan yang Politisi PDI Perjuangan itu(Dita)

Admin : Dita Risky Saputri, SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Pedagang Pasar Baru Panyabungan : Jangan Biarkan Pasar Baru Kembali Kacau

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Setelah 700 Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Baru Panyabungan berhasil dipindahkan ke lokasi baru pasca kebakaran 2018, muncul kekhawatiran di kalangan pedagang terkait keberlanjutan penataannya. ” Para pedagang…

    Read more

    Continue reading
    BRI Panyabungan Tegaskan Pendebetan Rekening Debitur Dilakukan Sesuai Perjanjian Kredit dan Ketentuan yang Berlaku

    PANYABUNGAN(Malintangpos Online): Menanggapi pemberitaan terkait laporan dugaan penggelapan dana nasabah sebesar Rp221 juta yang ditujukan kepada BRI Cabang Panyabungan, BRI menyampaikan bahwa hal tersebut tidak benar. Berdasarkan hasil penelusuran, pendebetan…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses