Jalan Sehat Bersama Tutup Rangkaian Rapat Staf Bulanan Pemko Padang di Mentawai

MENTAWAI(Malintangpos Online): Rangkaian kegiatan Rapat Staf Bulanan Pemerintah Kota (Pemko) Padang di Kabupaten Kepulauan Mentawai ditutup dengan jalan sehat bersama, Senin (14/10/2025) pagi.

Jalan sehat bersama Pemko Padang dan Pemkab Kepulauan Mentawai tersebut turut diikuti Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy, Penjabat (Pj) Wali Kota Padang Andree Algamar, Pj Bupati Kabupaten Kepulauan Mentawai Fernando J Simanjuntak, serta pejabat teras dari kedua daerah yang baru saja melakukan penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) di empat bidang berbeda tersebut.

Dilepas secara resmi oleh Plt Gubernur Sumbar Audy Joinaldy didampingi Pj Wako Padang Andree Algamar dan Pj Bupati Kepulauan Mentawai Fernando J Simanjuntak, jalan sehat bersama itu mengambil titik start di depan kantor Bupati Kepulauan Mentawai, Jln. Raya Tuapejat KM. 5, Sipora Utara.

Menempuh perjalanan sekitar 3 kilo meter, rombongan akhirnya sampai di titik finish, yaitu Pantai Mapaddegat. Di titik finish tersebut rombongan disambut berbagai panganan rebusan khas Mentawai, seperti keladi rebus, jagung rebus, pisang rebus, dan jenis panganan lain.

Plt Gubernur Sumbar, Audy Joinaldy memuji sinergitas kedua pemerintah daerah yang dinilainya terbangun sangat baik.

“Sinergitas Kota Padang dan Kepulauan Mentawai ini harus jadi contoh. Ini harus dipromosikan untuk menunjukkan bahwa pemerintah daerah di Sumbar mampu saling bersinergi dengan sangat baik,” katanya.

Pj. Wako Padang Andree Algamar menyebut pelaksanaan Rapat Staf Bulanan Pemko Padang yang dilaksanakan di ruang pertemuan Bappeda Kabupaten Kepulauan Mentawai baru selesai dilaksanakan Minggu (13/10/2024) malam pukul 00.00 WIB.

“Terimakasih sekali lagi kepada Pemkab Mentawai yang sudah memfasilitasi kegiatan ini. Penandatanganan PKS juga sudah dilaksanakan, pagi ini kita jalan sehat bersama untuk menjaga kebugaran,” terang Andree Algamar. (Taufik)

Admin : Dita Risky Saputri.SKM.

Komentar

Komentar Anda

  • Related Posts

    Huraba Bukan Kampung Sembarang Ketika Oplah Bertemu Sejarah Tanah dan Masyarakat Adat (Seri 2 dari 3 Bagian)

    *** Oleh : Ludfan Nasution, Koordinator Mandailing Epicentrum *** Kalau persoalan Huraba hanya soal genangan, mungkin penyelesaiannya relatif sederhana. Perbaiki drainase. Evaluasi desain. Perbaiki tata air. Tetapi ketika program menyentuh…

    Read more

    Continue reading
    Mengapa Oplah di Huraba Menjadi Masalah Serius?Sebuah Studi Kasus untuk Penguatan Program Nasional (1)

    *** Oleh : Ludfan Nasution, Koordinator Mandailing Epicentrum *** Program Optimalisasi Lahan Rawa (Oplah) merupakan bagian dari agenda besar pemerintah untuk memperkuat produksi pangan dan mewujudkan ketahanan pangan nasional. Secara prinsip,…

    Read more

    Continue reading

    Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

    Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses