Penjual Jagung Keliling di Madina Tidak Pernah Dapat Bantuan

MEMBICARAKAN Bantuan yang diberikan oleh pemerintah sekarang ini sama juga dengan membicarakan masyarakat ” Miskin ” tapi lagi-lagi nasib yang miskin sering diabaikan, dengan berbagai alasan dan argumen pemerintah yang sangat tidak masuk akal  sehat kita.

Misalnya, seperti seorang ibu mengaku Boru Lubis(57) penduduk sekitar Lubuk Sibegu Kelurahan Dalan Lidang Kecamatan Panyabungan Kabupaten Mandailing Natal, yang sehari-hari menjual Jagung Rebus dengan penghasilan paling banyak setiap harinya hanya Rp 50.000.- untuk menghidupi keluarganya, karena suaminya sudah tidak bisa mencari nafkah lagi karena sering sakit.

Ketika ditanya apakah ada dapat BST, PKH, atau BLT, dengan wajah sedih si Ibu mengatakan ” Ngadong Baya Dapotan i ami sampe sannari” sembari bertanya bagaimana caranya supaya dapat dana yang diambil di Kantor Pos.

Mendengar penjelasan ibu tersebut, Penulis menawarkan Bantuan yang diserahkan pihak Dinas Komimfo Madina dan spontan ibu tersebut berkata dengan linangan air mata ” Jau Mantong Amang, Alhamdulillah dan mudah-mudahan bertambah reseky mu amang Qu ” ujar si penjual Jagung Rebus keliling itu, sembari menghapus air matanya dan ucapkan terima kasih.

Kok bisa si Ibu Br. Lubis itu tidak mendapatkan bagian..?  Apakah si Ibu dan suaminya yang salah, atau Lurah ditempatnya tinggalnya, atau Camat Panyabungan, atau Kadis Sosial dan khusunya BPS Mandailing Natal, hanya merekalah yang bisa menjawabnya.

Padahal si Ibu Br. Lubis Tersebut setiap harinya lintas/lewat hilir mudik dari Dalan Lidang ke arah Pasar Panyabungan dan Aek Godang menawarkan dagangannya Jagung Rebus yang mentahnya di beli dari daerah Sabajior dan direbus dengan harga 3 Rp 10.000.-

Wartawan Malintang Pos ketika menyerahkan Sembako bantuan dari Provinsi Sumut yang terdampak Covid-19 ikut meneteskan air mata saat ibu tersebut menerimanya (Bersambung Terus)

 

Admin : iskandar

 

Komentar

Komentar Anda

About Dina Sukandar

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.